Penampilan sederhana, merendah dan bersahaja, begitu yang kunenal beliau adalah pemborong pemasangan boiler dan hampir seluruh ouner perusahaan mengenalnya.
Siang itu udara panas menyengat di Kawasan Berikat Nusantara Cakung, dimana aku bekerja di salah satu dari ratusan perusahaan yang ada disana.
Kuceritakan pada beliau bahwa sejak semester baru ini dirumah kami menampung belasan anak yatim yang duafa, yang kami ambil dari beberapa Panti Asuhan yang tak sanggup lagi biayai mereka.
Beberapa lama dia mengernyitkan dahinya untuk kemudian sepontan diambil dari kantongnya hand phone, dan berkomunikasi dengan isrtinya.
Sore itu juga beliau dengan istrinya minta diantar kerumahku di Bogor.
Jam 21.30 an kami sampai dirumahku, anak-anak asuhku yang biasanya sudah tidur mereka menahan diri karena mengetahui akan kedatangan kami. Selain itu juga ruangan keluarga dan ruang tamu adalah salah satu tempat tidur mereka mana mungkin mereka tiduran disana saat kami tiba.
Kuperkenalkan mereka dengan istriku, dan semua penghuni rumah termasuk anak-anak angkatku. Istriku agak Grogi menerima mereka. Karena tidak biasanya kami terima tamu malam-malam, dan dari jauh pula.
Seminggu kemudian beliau memberitahuku untuk mengambil tempat tidur komplit yang cukup untuk mereka. Bersama Rico teman kerjaku, kuantarkan tempat tidur itu kerumah. Kebetulan besoknya adalah hari pertama bulan puasa. Jadi aku ngga ikut pulang lagi ke Jakarta. Malam itu aku saur bersama, dan setelah sholat subuh berjamaah dan selesai dzikir mereka menyalamiku mencium tangan, air matanya mereka membasahi tanganku.
“ terima kasih pak…..”, ucap salah satu dari mereka “.. dihari pertama ramadhan ini kami tidur ditempat tidur yang layak…”
Sejenak aku terdiam, terharu mendengarnya, “ Berterima kasihlah pa Allah “ jawabku singkat …” yang telah memperkenalkan bapak dengan seseorang pengusaha sukses tapi sederhana berhati malaikat, dan do’akan agar pa’ Eddi dan CV Kubang Jaya nya mendapatkan kemajuan dan kemapanan usaha….”
“ amien…” sambut mereka serentak.
Kemudian mereka mengambil kitab Alqur’an nya masing-masing. Dan secara berjamaah membaca surah Yasin. Setelah selesai aku pimpin mereka berdo’a.
Ya Allah,
Wujudkan mu’jijatmu, dengan segala kebesaranmu,
Untuk menambah iman dan taqwaku,
Dengan safa’atnya Rasullullah,
Karomahnya Auliyallah,
Maunatnya ibu bapak kami,
Mu’jijatnya alqur’an nur karim
Mu’jijatnya